Jakarta, CoreNews.id — Rupiah diperdagangkan di level Rp 17.980 per dolar AS pada perdagangan Jumat (26/6/2026) pagi. Rupiah melemah 0,36% dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 17.915 per dolar AS.
Hal tersebut dikutip dari data Reuters pada pukul 02.04 GMT. Pelemahan rupiah dicatat menjadi yang terbesar di antara mata uang utama Asia pada hari ini. Selain rupiah, baht Thailand turun 0,34% menjadi 33,435 per dolar AS, disusul won Korea Selatan yang melemah 0,33% ke level 1.548,20 per dolar AS. Sementara itu, dolar Singapura turun 0,11%, sedangkan dolar Taiwan melemah 0,03% terhadap dolar AS. Adapun mata uang Asia yang menguat adalah Ringgit Malaysia naik 0,24%, peso Filipina naik 0,09%. Sementara itu, yen Jepang dan yuan China relatif stabil terhadap dolar AS.
Sebagai informasi, rupiah sepanjang 2026 secara year to date (YTD), menjadi salah satu mata uang Asia dengan kinerja terburuk. Sejak akhir 2025, rupiah telah terdepresiasi sekitar 7,29%, dari level Rp 16.670 menjadi Rp 17.980 per dolar AS.*













