Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

DPK Tumbuh Melambat, Masyarakat Pilih Simpan Emas

by Irawan Djoko Nugroho
19 Mei 2025 | 14:16
in Keuangan
Berdasarkan data olahan Office of Chief Economist Bank Mandiri, 32,9% pendapatan yang dapat digunakan rumah tangga ditempatkan pada instrumen emas per Maret 2025. Angka tersebut meningkat dari posisi Maret 2023 yang hanya sekitar 27,5%.

Ilustrasi: Logam Mulia

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh perbankan dicatat mengalami pertumbuhan yang melambat. Pertumbuhan DPK hanya sekitar 4,75% secara tahunan (YoY) per Maret 2025. Pertumbuhan ini lebih lambat jika dibandingkan dengan Maret 2024 yang mampu tumbuh 7,44% YoY, meskipun sedikit lebih tinggi dari posisi sepanjang tahun 2024 yang tumbuh 4,48% YoY.

Menurut Head of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu Yustin, masyarakat cenderung banyak menempatkan household disposable income-nya terhadap penempatan emas. “Karena memang saat ini emas dinilai sebagai alternative safe haven asset,” kata Dian di Jakarta, (19/5/2025).

Berdasarkan data olahan Office of Chief Economist Bank Mandiri, 32,9% pendapatan yang dapat digunakan rumah tangga ditempatkan pada instrumen emas per Maret 2025. Angka tersebut meningkat dari posisi Maret 2023 yang hanya sekitar 27,5%. Karena itu, Dian memproyeksikan bakal ada perubahan pola penempatan aset masyarakat beberapa waktu ke depan. Tergantung, apakah itu untuk tabungan, properti, atau alternatif aset-aset lainnya.*

READ  Utang Pemerintah Indonesia Kini Setara 40,46 % PDB Atau Sebesar Rp 9.637,90 Triliun  
Tags: Dian Ayu YustinDPKOffice of Chief Economist Bank Mandiri
Previous Post

USS Nimitz Tegaskan Kesiagaan AS di Laut China Selatan

Next Post

Alasan Ridwan Kamil Tak Hadir dan Minta Sidang Gugatan Lisa Mariana Diundur

Next Post
ridwan kamil lisa

Alasan Ridwan Kamil Tak Hadir dan Minta Sidang Gugatan Lisa Mariana Diundur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

GRC Jadi Enabler agar Pertamina Hulu Energi Melaju Cepat

GRC Jadi Enabler agar Pertamina Hulu Energi Melaju Cepat

17 September 2026 | 09:00
bapanas-tarik-25-merek-beras-fortifikasi-bermasalah

Bapanas Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

16 September 2026 | 21:00
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
gaji-ke-13-pns-2025-jadwal-dan-rincian-tunjangan

Login ASN Digital Wajib Gunakan MFA: Ini Cara Aktivasinya

14 April 2025 | 13:00
KPU batasi jumlah pengantar pendaftaran Capres cawapres

KPU Batasi Jumlah Pengantar Pendaftaran Capres-cawapres

13 Oktober 2023 | 20:15
Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved