Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

BGN Teliti Dugaan Ompreng MBG Impor dari China Mengandung Minyak Babi

by Teguh Imam Suyudi
26 Agustus 2025 | 19:00
in News
gubernur-kaltim-dukung-pembangunan-sppg-di-kabupaten-kota

Program Makan Bergizi Gratis (Foto: Dok. Partai Gerindra)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan ompreng atau food tray yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk tersebut diduga berasal dari Chaoshan, China, dan mengandung bahan berbahaya, termasuk minyak babi (lard).

“Sedang check and recheck (diperiksa kembali),” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana di Jakarta, Selasa (27/8/2025).

Dadan menegaskan bahwa selama ini BGN belum pernah melakukan pengadaan ompreng untuk Program MBG. “BGN ‘kan belum pernah mengadakan,” katanya.

Dugaan Pemalsuan dan Bahan Berbahaya

Sebelumnya, laporan investigasi Indonesia Business Post (IBP) mengungkap adanya 30–40 pabrik di wilayah Chaoshan, China, yang memproduksi ompreng untuk pasar global. Sebagian diduga masuk ke Indonesia untuk Program MBG.

Dalam laporannya, IBP menemukan indikasi:

  • Pemalsuan label “Made in Indonesia” dan logo SNI.
  • Penggunaan ompreng tipe 201 yang mengandung kadar mangan tinggi, berbahaya bila dipakai untuk makanan asam.
  • Adanya penggunaan minyak babi dalam proses produksi.

Penetapan Standar Nasional untuk Ompreng MBG

Menanggapi isu tersebut, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan standar baru yaitu SNI 9369:2025 tentang wadah bersekat (food tray) dari baja tahan karat.

“Standar ini kami tetapkan pada 18 Juni 2025 melalui Keputusan Kepala BSN Nomor 182/KEP/BSN/6/2025,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN Hendro Kusumo.

Menurutnya, standar tersebut penting untuk memastikan food tray yang dipakai Program MBG:

  • Aman digunakan untuk makanan.
  • Tidak mudah rusak.
  • Bebas dari zat berbahaya.

Selain itu, penetapan SNI juga mendorong industri dalam negeri agar mampu memproduksi peralatan makan berkualitas tinggi.

Baca juga:

Heboh! Menu MBG Berbelatung di SMKN Tambakboyo

READ  Hujan Tak Reda, PJJ di Jakarta Diperpanjang!
Tags: BGNfood tray MBGminyak babiompreng impor China.ompreng MBGProgram Makan Bergizi GratisSNI ompreng
Previous Post

Malaysia Tampung 450 Ribu Pekerja Bangladesh dalam 2 Tahun

Next Post

KPK Periksa Bupati Pati Sudewo Terkait Kasus Korupsi DJKA Kemenhub

Next Post
bupati pati

KPK Periksa Bupati Pati Sudewo Terkait Kasus Korupsi DJKA Kemenhub

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Kereta Cepat Whoosh Siapkan Fasilitas Lengkap Demi Kenyamanan dan Keamanan Penumpang

KCIC Catat 311 Ribu Penumpang Whoosh Saat Lebaran 2026

31 Maret 2026 | 16:53
piala dunia

Tujuh Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Turki dan Qatar Angkat Koper

26 Juni 2026 | 17:00
hp-elevate-2026-ai-pc-indonesia

HP Perkenalkan AI PC dan Solusi Future of Work di HP Elevate 2026, Siap Percepat Transformasi Digital Indonesia

26 Juni 2026 | 09:00
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Meksiko Sapu Bersih Grup A, Afrika Selatan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

26 Juni 2026 | 13:00
Ilustrasi kawasan pariwisata di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

10 Destinasi Wisata Lebak Banten

6 Februari 2025 | 12:57
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Laga Akhir Grup E  PD 2026: Ekuador Menang Dramatis 2-1 Atas Jerman, Pantai Gading Kalahkan Curacao 2-0

26 Juni 2026 | 15:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved