Jakarta, CoreNews.id – Pernah gak sih kepikiran gimana kalau tiba-tiba sakit, terus harus dirawat di rumah sakit, tapi gak punya cukup uang? Nah, di sinilah pentingnya punya asuransi kesehatan. Biaya berobat makin mahal, apalagi kalau sampai kena penyakit kritis. Kalau gak siap-siap dari sekarang, bisa-bisa tabungan jebol, aset dijual, dan kepala makin pusing.
Kita memang bisa hidup sehat — makan teratur, olahraga, tidur cukup. Tapi, kondisi lingkungan dan stres kerja kadang bikin semua itu gak cukup. Jadi, punya proteksi finansial lewat asuransi jadi langkah cerdas.
Lebih bagus lagi kalau mulai berasuransi sejak muda dan sehat. Kenapa? Karena premi (alias biaya bulanannya) jauh lebih murah dibanding kalau baru daftar pas udah umur 40 ke atas atau udah punya riwayat sakit.
Tips sebelum beli asuransi? Menurut VP Head of Sequis Training Academy of Excellence, Ferry Chandra Gunawan, gampang kok:
- Pahami kebutuhan: Mau asuransi jiwa, kesehatan, atau penyakit kritis?
- Tanya agen sedetail mungkin: Jangan malu nanya!
- Cek reputasi perusahaan asuransi: Jangan asal murah.
- Baca polis dengan teliti: Biar gak zonk di kemudian hari.
Jangan tunggu sampai kejadian baru cari asuransi. Yuk, mulai bijak mengelola risiko dari sekarang.













