Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Prof. Ahmad Tholabi: Menjaga Alam, Cermin Ketakwaan

by Redaksi
31 Oktober 2025 | 15:05
in Humaniora
Guru Besar UIN: Kesaktian Pancasila Ada Pada Daya Hidupnya

Foto: istimewa

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Krisis lingkungan tidak semata menjadi persoalan ilmu pengetahuan, tapi menyentuh inti kesadaran iman dan tanggung jawab moral manusia. Pesan ini mengemuka dalam khotbah Jumat di Masjid An-Noor Ciputat, (31/10), ketika Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menyerukan pentingnya meneladani Rasulullah dalam menjaga kelestarian alam.

Dalam khotbah bertema “Meneladani Rasulullah dalam Menjaga Alam”, Prof. Tholabi menekankan bahwa keteladanan Nabi meluas hingga perilaku ekologis, mulai dari bagaimana menjaga kebersihan, hemat air, dan menghormati ciptaan Tuhan. “Merawat lingkungan adalah bagian dari ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah,” ujarnya.

Ia mengutip firman Allah dalam Qs. Hud ayat 61, “Dialah Allah yang menciptakan kalian dari bumi dan menugaskan kalian untuk memakmurkannya.” Menurut dia, ayat ini menegaskan peran manusia sebagai khalifah yang diberi amanah untuk menjaga bumi, bukan merusaknya.

Dalam khotbahnya, anggota Komisi Fatwa MUI Pusat ini juga menuturkan kisah Ummu Mihjan, seorang perempuan yang tekun membersihkan masjid pada masa Rasulullah. “Rasulullah sampai menyalatkan jenazahnya di makam karena menghargai amalnya. Ini bukti bahwa menjaga kebersihan adalah amal mulia,” tutur Tholabi.

Kisah lain yang dikutipnya adalah teguran Nabi kepada Sa‘ad bin Abi Waqqash agar tidak boros air meski berwudu di sungai. “Islam mengajarkan keseimbangan dan efisiensi. Menghemat air dan energi adalah akhlak ekologis yang mencerminkan ketakwaan,” jelasnya.

Prof. Tholabi menegaskan, gaya hidup Rasulullah penuh kesadaran ekologis. Nabi melarang menebang pohon sembarangan, bahkan dalam perang sekalipun, dan menganjurkan menanam pohon meski kiamat hampir tiba. “Ini optimisme ekologis yang harus kita hidupkan, bahwa sekecil apa pun upaya menjaga kehidupan, besar nilainya di sisi Allah,” katanya.

READ  Guru Besar UIN Jakarta Minta Publik Tenang Sikapi Polemik Zakat

Menutup khotbah, ia mengajak jamaah untuk memulai dari langkah-langkah sederhana, seperti: menghemat air wudu, menanam pohon di sekitar rumah, dan tidak membuang sampah sembarangan. “Setiap tindakan kecil yang membuat bumi lebih bersih adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” pungkasnya.

Khotbah di Masjid An-Noor itu menghadirkan suasana reflektif. Di tengah krisis iklim global, pesan Prof. Tholabi terasa menohok, bahwa menjaga bumi sejatinya bukan hanya tanggung jawab ekologis, tetapi juga panggilan iman.

Tags: Ahmad Tholabi KharlieGuru Besar UIN Jakarta
Previous Post

KPK Sita Aset PT BIG Terkait Dugaan Korupsi Jual-Beli Gas PGN

Next Post

Presiden Prabowo: UMKM Jadi Kunci Ketangguhan Ekonomi Asia Pasifik

Next Post
Presiden Prabowo: UMKM Jadi Kunci Ketangguhan Ekonomi Asia Pasifik

Presiden Prabowo: UMKM Jadi Kunci Ketangguhan Ekonomi Asia Pasifik

Comments 2

  1. Rahmat Munadhir says:
    8 bulan ago

    MasyaAllah… Tabarakallah Prof…materi khutbahnya sangat berbobot dan visioner. Penyampaian yang jernih, penuh hikmah dan menggerakkan hati. Semoga Allah memberkahi setiap ilmu yang disampaikan dan menjadikannya amal jariyah tanpa putus

    Reply
  2. Rahmat Munadhir says:
    8 bulan ago

    MasyaAllah…Tabarakallah Prof materi khutbahnya sangat berbobot dan visioner. Penyampaian yang jernih, penuh hikmah dan menggerakkan hati. Semoga Allah memberkahi setiap ilmu yang disampaikan dan menjadikannya amal jariyah tanpa putus.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Ilustrasi kawasan pariwisata di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

10 Destinasi Wisata Lebak Banten

6 Februari 2025 | 12:57
piala dunia

Tujuh Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Turki dan Qatar Angkat Koper

26 Juni 2026 | 17:00
Kereta Cepat Whoosh Siapkan Fasilitas Lengkap Demi Kenyamanan dan Keamanan Penumpang

KCIC Catat 311 Ribu Penumpang Whoosh Saat Lebaran 2026

31 Maret 2026 | 16:53
hp-elevate-2026-ai-pc-indonesia

HP Perkenalkan AI PC dan Solusi Future of Work di HP Elevate 2026, Siap Percepat Transformasi Digital Indonesia

26 Juni 2026 | 09:00
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Meksiko Sapu Bersih Grup A, Afrika Selatan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

26 Juni 2026 | 13:00
Sebagai informasi, harga Brent sehari sebelumnya telah merosot lebih dari 3 dolar AS, sedangkan WTI ditutup turun hampir 3 dolar AS setelah kekhawatiran terhadap pasokan mulai mereda

Harga Minyak Dunia Kini Berada di Level Terendah Sebelum Konflik Iran

26 Juni 2026 | 13:08
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved