Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Hampir 15 Juta Ancaman Siber Serang Indonesia! AI Jadi Senjata Baru Kejahatan Digital?

by Teguh Imam Suyudi
2 Maret 2026 | 20:00
in Tekno
prediksi-kaspersky-ai-ancaman-siber-2026

AI dan Keamanan Siber dibuat ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Perusahaan keamanan siber global, Kaspersky, mencatat sebanyak 14.909.665 ancaman berbasis web di Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025. Angka tersebut setara dengan 40.848 upaya serangan siber per hari, berdasarkan laporan tahunan Kaspersky Security Network (KSN) yang dirilis 2 Maret 2026.

Secara persentase, lebih dari satu dari empat pengguna internet di Indonesia (22,4%) menghadapi ancaman online selama periode tersebut. Kondisi ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-84 dunia dalam risiko bahaya saat berselancar di internet.

Lonjakan ancaman terjadi di tengah meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI). Data Oxford Insight menunjukkan tingkat kesiapan Indonesia dalam implementasi AI telah mencapai 65,85%, terutama di sektor pemerintahan dan pengelolaan data. Namun, percepatan transformasi digital juga membuka celah baru bagi pelaku kejahatan siber.

Serangan melalui peramban (browser) masih menjadi metode utama penyebaran malware, termasuk melalui eksploitasi celah keamanan (drive-by download) dan rekayasa sosial.

Lima negara dengan persentase pengguna paling banyak terdampak ancaman web adalah Belarus (37,6%), Andorra (37,6%), Tajikistan (34,5%), Ukraina (34,5%), dan Yunani (33,9%).

Simon Tung, General Manager ASEAN dan AEC Kaspersky, menegaskan bahwa AI berpotensi menjadi “benang merah” dalam risiko siber 2026. Teknologi ini tidak hanya membantu pertahanan mendeteksi anomali lebih cepat, tetapi juga dimanfaatkan penyerang untuk menghasilkan konten berbahaya yang lebih meyakinkan.

Kaspersky mengimbau masyarakat untuk tidak mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi, mengaktifkan autentikasi dua faktor, rutin memperbarui perangkat lunak, serta menggunakan solusi keamanan tepercaya.

READ  NTT DATA Rilis Laporan Technology Foresight 2025
Tags: Ancaman SiberCyber SecurityKasperskyKeamanan Siber
Previous Post

Lemon Tea Gak Asem? WINGS Food Luncurkan Teh Lemon Madu, Segarnya Kelewataann!

Next Post

DPR Soroti Agreement on Reciprocal Trade, Komisi VII Minta Pemerintah Tinjau Ulang Kesepakatan Dagang AS-RI

Next Post
Ilustrasi Kapal Kargo di Pelabuhan Dibuat oleh Kecerdasan Buatan

DPR Soroti Agreement on Reciprocal Trade, Komisi VII Minta Pemerintah Tinjau Ulang Kesepakatan Dagang AS-RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
GRC Jadi Enabler agar Pertamina Hulu Energi Melaju Cepat

GRC Jadi Enabler agar Pertamina Hulu Energi Melaju Cepat

17 September 2026 | 09:00
gaji-ke-13-pns-2025-jadwal-dan-rincian-tunjangan

Login ASN Digital Wajib Gunakan MFA: Ini Cara Aktivasinya

14 April 2025 | 13:00
kumpul-kebo-dipidana-kuhp-baru-2026

Tinggal Serumah Tanpa Nikah Bisa Dipenjara Mulai 2026! Ini Aturan Lengkap KUHP Baru yang Wajib Diketahui

2 Januari 2026 | 19:00
bapanas-tarik-25-merek-beras-fortifikasi-bermasalah

Bapanas Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

16 September 2026 | 21:00
KPU batasi jumlah pengantar pendaftaran Capres cawapres

KPU Batasi Jumlah Pengantar Pendaftaran Capres-cawapres

13 Oktober 2023 | 20:15
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved