Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

RI Dorong Deeskalasi Konflik Timur Tengah

by Teguh Imam Suyudi
6 Maret 2026 | 18:00
in News
ri-dorong-deeskalasi-konflik-timur-tengah

Ilustrasi bendera Iran, Israel, dan Amerika Serikat (Gambar: Dok. KFGO)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali jadi sorotan. Pemerintah Indonesia, yang saat ini memegang keketuaan organisasi kerja sama negara berkembang Developing Eight (D-8), terus mendorong langkah deeskalasi agar konflik tidak makin meluas.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan Indonesia aktif mengajak semua pihak untuk menahan diri di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan Indonesia terus mengingatkan pentingnya meredakan situasi. Menurutnya, konflik yang makin memanas berpotensi memperburuk stabilitas kawasan dan berdampak pada dunia.

“Sebagai Ketua D-8, RI juga terus menekankan pentingnya deeskalasi dan mendorong berbagai pihak untuk menahan diri,” ujar Yvonne dalam taklimat media di Jakarta, Jumat, 6/3/2026.

Ia menjelaskan komunikasi dengan negara-negara anggota D-8 juga terus dilakukan, terutama untuk membahas dinamika geopolitik terbaru di Timur Tengah. Indonesia ingin memastikan kerja sama antaranggota tetap solid di tengah situasi global yang tidak menentu.

Di sisi lain, Indonesia juga tengah mempersiapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 yang akan digelar di Jakarta pada April 2026. Hingga saat ini, proses persiapan disebut berjalan sesuai rencana.

Kemlu memastikan situasi geopolitik yang melibatkan Iran tidak memengaruhi status keanggotaan negara tersebut di organisasi D-8.

Sebagai informasi, D-8 merupakan organisasi kerja sama ekonomi negara berkembang yang beranggotakan Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki. Azerbaijan menjadi anggota terbaru setelah resmi bergabung pada Desember 2024.

Puncak agenda keketuaan Indonesia akan berlangsung pada KTT D-8 ke-12 di Jakarta, yang sebelumnya didahului berbagai pertemuan tingkat pejabat tinggi dan menteri luar negeri.

KTT tersebut mengusung tema “Menavigasi Pergeseran Global: Memperkuat Kesetaraan, Solidaritas, dan Kerja Sama untuk Kemakmuran Bersama.”

READ  Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Sertifikasi Peserta MagangHub

Sebelumnya, Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi juga berharap D-8 dapat secara tegas mengutuk serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Menurutnya, sikap tegas dari negara-negara anggota D-8 penting untuk mendorong terciptanya deeskalasi konflik di kawasan.

Tags: D8GeopolitikIndonesia DiplomasiTimur Tengah
Previous Post

Sukuk Ritel SR024 Resmi Ditawarkan Mulai 6 Maret, Imbal Hasil Hingga 5,9%

Next Post

Jababeka Cikarang Jadi Wisata Industri

Next Post
jababeka-cikarang-wisata-industri

Jababeka Cikarang Jadi Wisata Industri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

pemerintah-rencanakan-dmo-emas-produsen-emas-terbesar-indonesia

BSI Kini Resmi Miliki Izin Usaha Bullion dari OJK

14 Februari 2025 | 11:08
Berdasar hasil studi pula, jumlah kerugian yang dialami Provinsi Aceh sebesar Rp 2,04 triliun, lebih besar dibandingkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) tambang Aceh sebesar Rp 929 miliar hingga 31 Agustus 2025. Lalu, sumbangan Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan sawit Provinsi Aceh sebesar Rp 12 miliar di 2025 dan Minerba Rp 56,3 miliar, juga jauh lebih kecil dibandingkan total kerugian akibat bencana.

Saatnya Dilakukan Moratorium Tambang Selepas Banjir di Sumatera

2 Desember 2025 | 14:11
Hal ini disampaikan Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Dr. Arwan M. Said di Jakarta (20/10/2025). Menurut Arwan, publik seharusnya tidak memandang upaya tersebut sebatas aksi hukum, tetapi sebagai gerakan nasional membangun etika ekonomi dan moralitas kekuasaan.

Langkah Prabowo Hadiri Langsung Penyerahan Barang Bukti Rp 13 Triliun, Bangun Kepercayaan Rakyat

20 Oktober 2025 | 14:53
ADAS di Suzuki Fronx disebut Suzuki Safety Support (SSS) mencakup 12 jenis fitur keselamatan canggih. Seperti ADAS di mobil BYD atau di kendaraan Honda yang disebut dengan Honda Sensing, Suzuki Safety Support menawarkan kenyamanan bagi pemiliknya

Suzuki Indonesia Luncurkan Suzuki Fronx

28 Mei 2025 | 11:53
Pelantikan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024 tanggal 10 Juli 2024. Destry dicatat menempati jabatannya untuk periode kedua.

Destry Damayanti Kembali Dipilih Sebagai Deputi Gubernur Senior BI 2024-2029

7 Agustus 2024 | 15:13
Menurut Pandu, sovereign wealth fund (SWF) di dua negara tersebut juga berpartisipasi sebagai pemegang saham bursa efek masing-masing. Diperkirakan, persentase saham Danantara di BEI akan tidak jauh berbeda dengan yang telah dilakukan SWF di negara lain.

Danantara Berencana Jadi Pemegang Saham BEI Seperti Hong Kong dan India

10 Februari 2026 | 15:39
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved