Jakarta, CoreNews.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan kesiapsiagaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan makanan dan pemenuhan gizi masyarakat tetap berjalan selama kondisi bencana.
Kepala BGN Sudaryono meminta SPPG terdampak menyesuaikan pelayanan dengan kondisi lapangan serta mengutamakan keselamatan petugas. Sementara SPPG yang tidak terdampak diminta membantu memenuhi kebutuhan makanan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“SPPG yang terdampak bencana wajib mengutamakan keselamatan dan melaporkan kondisi kepada pihak terkait,” kata Sudaryono di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, SPPG terdekat yang masih beroperasi dapat menyesuaikan pelayanan untuk membantu warga terdampak dan kelompok rentan. BGN juga meminta seluruh jajaran mengikuti koordinasi dan arahan penanganan bencana agar bantuan tepat sasaran.
“Kita harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tetap memastikan pemenuhan gizi bagi masyarakat Indonesia,” ujar Sudaryono.













