Jakarta, CoreNews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya siap melanjutkan perundingan damai dengan Ukraina berdasarkan kesepakatan yang pernah dibahas di Istanbul dan Anchorage. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah pada Selasa (23/6/2026), sebagaimana dikutip Anadolu, Kamis (25/6/2026).
Putin menegaskan Rusia tetap terbuka terhadap dialog meski proses negosiasi sebelumnya terhenti. Menurutnya, setiap pembahasan perdamaian harus mempertimbangkan kondisi nyata di medan konflik saat ini.
“Rusia tetap terbuka untuk pembicaraan damai berdasarkan kesepakatan yang telah dibahas sebelumnya dengan mempertimbangkan realitas di lapangan,” tegas Putin.
Ia juga menuding Ukraina berupaya menciptakan posisi tawar yang lebih menguntungkan menjelang dimulainya kembali negosiasi, termasuk melalui serangan di wilayah Rusia. Sebelumnya, kedua negara telah menjalani beberapa putaran perundingan yang menghasilkan pertukaran tahanan dan rancangan memorandum perdamaian. Namun hingga kini, belum tercapai kesepakatan akhir untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 2022.













