Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Aset Dana Pensiun Indonesia Tumbuh 9,20% per Mei 2025 Jadi Rp 1.572 Triliun

by Irawan Djoko Nugroho
9 Juli 2025 | 16:37
in Keuangan
Menurut Ogi, dari total aset dana pensiun di Indonesia, program pensiun sukarela mencatatkan pertumbuhan aset sebesar Rp 391,39 triliun per Mei 2025, atau meningkat 5,05% secara YoY. Sedangkan nilai iuran program pensiun sukarela mencapai Rp 15,16 triliun, tumbuh 1,92% secara YoY per Mei 2025.

Ilustrasi: Otoritas Jasa Keuangan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Total aset dana pensiun di Indonesia telah mencapai Rp 1.572,15 triliun per Mei 2025. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 9,20% secara year on year (YoY). Adapun jumlah peserta dana pensiun per Maret 2025 mencapai 28,84 juta orang.

Hal ini disampaikan Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono dalam paparan RDK OJK, (8/7/2025). Menurut Ogi, dari total aset dana pensiun di Indonesia, program pensiun sukarela mencatatkan pertumbuhan aset sebesar Rp 391,39 triliun per Mei 2025, atau meningkat 5,05% secara YoY. Sedangkan nilai iuran program pensiun sukarela mencapai Rp 15,16 triliun, tumbuh 1,92% secara YoY per Mei 2025.

Sementara itu, program pensiun wajib yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun ASN, TNI, dan POLRI, memiliki total aset mencapai Rp 1.180,82 triliun atau naik 10,65% secara YoY. Untuk perusahaan penjaminan, total aset per Mei 2025 tumbuh 0,53% secara YoY menjadi Rp 47,32 triliun. Nilai imbal jasa penjaminan (IJP) tercatat sebesar Rp 2,98 triliun, turun sebanyak 17,85% secara YoY.*

READ  Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 55,1 Triliun Sepanjang 2023
Tags: Ogi PrastomiyonoOJKRDK OJK (8/7/2025)
Previous Post

Taufik Hidayat Jadi Komisaris PLN EPI, Tambah Daftar Pejabat Rangkap Jabatan

Next Post

Rayuan Rp551 Triliun Gagal, Tarif Impor 32 Persen untuk Indonesia Tetap Jalan

Next Post
tarif trump

Rayuan Rp551 Triliun Gagal, Tarif Impor 32 Persen untuk Indonesia Tetap Jalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

4 November 2026 | 11:31
Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

4 November 2026 | 10:58
Sementara itu, untuk beban jatuh tempo pada 2027 diperkirakan mulai menurun menjadi Rp 672,29 triliun. Sekalipun demikian, beberapa bulan masih akan mencatatkan nilai yang cukup besar. Seperti misalnya: April - Rp 127,01 triliun, Mei - Rp 120,43 triliun, Desember - Rp 112,39 triliun, dan Januari - Rp 104,44 triliun

Utang Jatuh Tempo Pemerintah Naik 24,3% Secara YoY Jadi 749,23 Triliun

14 Juli 2026 | 10:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved